Beberapa hari ini, salahsatu situs lokal favorit gw, detikhot.com, memuat banyak banget artikel tentang sinetron baru yang judulnya Sepatu Kaca. Menebak tema sinetron ini sama aja ngambil permen dari anak umur 3 bulan: gampangnya minta ampun. Apalagi kalo bukan tentang remaja.

Simak apa kata sang produser sinetron, Pak Raam Soraya, ini tentang sinetron yang dari nama pemain utamanya aja udah bikin bergidik ngeri: si Miss Shandy  “Oh-So-Innocent-Beautiful-but-unfortunately-Brainless” Aulia. (Ngapain juga dia make-make nama gw segala. Klo bukan karena inget bahwa nama itu doa orangtua gw, dah gw ganti tuh. Ngerusak citra seorang “Aulia” aja). Ini kata dia:

“Memang masih tentang remaja dan dunianya, dari masalah percintaan dan pergaulan mereka. Namun di sini, kita juga tampilkan bagaimana remaja itu mengatasi masalahnya”. Sumber: detikhot.

sinetron.JPG

Walaupun sinetron ini baru keluar 8 Desember ntar, gw berani jamin demi shoutbox gw yg ancur gara-gara wordpress klo ni sinetron sama ancurnya ama temen-temennya yg lain. Ternyata lucunya gak cuma sampe di situ. Dari link yang sama, ditulis bahwa Raisa (karakter si “Aulia” tadi) dikisahkan menemui banyak konflik. Sebut aja yg kita tau. Bakal ada semua deh, kata gw. Ngerokok? Biasa. Mabok? Puh-lease. Ngobat? Surprise-surprise. Dugem yg berakhir dengan MBA? Siap deh. Lucunya adalah: pas detikhot bilang kalo peran Raisa ini adalah peran yang tak biasa oleh seorang Shandy Aulia, yg identik dengan gadis manis.

Bwahahahaha…. First thing first. Emang ada yah, peran yg ‘biasa’ oleh Miss Aulia ini? Jangan itung film dia yg pake ke luar negeri segala untuk nutupin ceritanya yang amburadul gak karuan. Dan lagi, gadis manis?? Bener juga sinetronnya Dedi Mizwar: Kiamat Sudah Dekat.

Yg bikin gw (lagi-lagi) gak habis pikir adalaha ketika Pak Raam itu bilang klo sinetron ini berbeda. Beda apanya tho, Pak? Duh, harusnya bapak ini didenda (atau lebih bagus, dipenjara) atas perbuatannya merugikan waktu rakyat Indonesia yg mau gak mau musti nonton tipikal sinetron kaya gini. Tentu saja bersama para pembesar Punjabi lainnya (tau kan siapa)

Kapan yah, gw bisa nonton sinetron yg senikmat Desperate Housewives? Ato se-enggaknya, selevel Smallville, yang walaupun ceritanya agak2 corny, tapi ada ‘unsur keren’nya? Ato ga usah pake efek-efekan deh, kaya One Tree Hill atau The O.C?

Bukan sok-sokan gengsi ama produk Indo, dan cinta mati produk Amrik. Kenyataannya emang bagus kok, mau diapain lagi coba!

Ato mungkin …

Gw aja ntar yg bikin sinetronnya. Ceritanya seputar gw juga. Hmm… sounds good. Wah, musti belajar bikin script nih.

*Pernyataan di atas dibuat setelah penulis mengamati Safety Valve Popping Test. Ada kemungkinan menghirup steam panas, gas CO, dan gas-gas lainnya dalam dosis berlebih.*