<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Membongkar Departemen &#8220;Katanya&#8221;</title>
	<atom:link href="http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/</link>
	<description>yet another diary</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Nov 2007 17:53:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: namaewadina</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-2977</link>
		<dc:creator>namaewadina</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Oct 2007 03:44:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-2977</guid>
		<description>eniwe, untuk teknik perangkingan universitas sudah dibahas di blog sebelah
lengkapnya baca www.romisatriawahono.net

banyak universitas indo yang bsa dibilang lumayan bagus. sayangnya jebloknya nilai dalam rangking internasional bsa diatribusikan ke beberapa faktor critical penilaian yang diabaikan di indo. misalnya field research yang jelas tertainggal dibanding asian atau bahkan world counterpartsnya.

bukan cman dipandang dari kualitas alumni ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eniwe, untuk teknik perangkingan universitas sudah dibahas di blog sebelah<br />
lengkapnya baca <a href="http://www.romisatriawahono.net" rel="nofollow">http://www.romisatriawahono.net</a></p>
<p>banyak universitas indo yang bsa dibilang lumayan bagus. sayangnya jebloknya nilai dalam rangking internasional bsa diatribusikan ke beberapa faktor critical penilaian yang diabaikan di indo. misalnya field research yang jelas tertainggal dibanding asian atau bahkan world counterpartsnya.</p>
<p>bukan cman dipandang dari kualitas alumni <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: namaewadina</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-2976</link>
		<dc:creator>namaewadina</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Oct 2007 03:40:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-2976</guid>
		<description>komennya adhominem gini gar :(
jadi nyampe nasionalisme dan chauvinis kampus masing2.

aq pikir artikel ini supposed to clarify the &#039;so-called-clarification&#039; yang dibikin sama pihak yang tidak berwenang. am i getting it wrong?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>komennya adhominem gini gar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
jadi nyampe nasionalisme dan chauvinis kampus masing2.</p>
<p>aq pikir artikel ini supposed to clarify the &#8217;so-called-clarification&#8217; yang dibikin sama pihak yang tidak berwenang. am i getting it wrong?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gpnk</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-2544</link>
		<dc:creator>gpnk</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 12:10:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-2544</guid>
		<description>maaf mas, aku gak ngerti carane ngurutne peringkate unifersitas. tapi menurutku apik opo orane unifersitas itu ditentukan oleh kualitas lulusannya dalanm interaksinya dalam masarakat dan dalam dunia kerja.gak peduli fasilitas unifersiats mendukung opo ora!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf mas, aku gak ngerti carane ngurutne peringkate unifersitas. tapi menurutku apik opo orane unifersitas itu ditentukan oleh kualitas lulusannya dalanm interaksinya dalam masarakat dan dalam dunia kerja.gak peduli fasilitas unifersiats mendukung opo ora!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Putut Purwandono</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1969</link>
		<dc:creator>Putut Purwandono</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jun 2007 13:23:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1969</guid>
		<description>Perkenalkan, saya Putut dari FE UGM. Kadang bangga juga jadi anak UGM, atau melihat kawan-kawan sedaerah di kuliah di UI, atau ITB. Yang nggak bikin bangga kenapa ya mahasiswa sekarang rasa cinta kepada negerinya kurang? pengabdian sosialnya rendah. Pengennya ke Jakarta teruss habis lulus kalo nggak ke luar negeri. Jarang ada yang bilang, &quot;Setelah lulus aku pengen kembali ke daerah, membangun daerahku, yang masih jadi bagian NKRI&quot;. Aku bersyukur di UGM masih ada KKN, sebuah wahana untuk dapat mendekatkan diri dengan masyarakat, ke desa-desa, melihat realita rakyat kecil dan (semoga) tergugah untuk membantu atau paling tidak peduli dengan mereka. Terima kasihku untuk almarhum Prof. Koesnadi Hardjasoemantri (mantan rektor UGM) atas ide KKN-nya. Paling nggak dari kegiatan2  (pengabdian kepada masyarakat) kaya gitu kita bisa mengukur seberapa bergunanya kita untuk orang lain, yaaah walaupun mungkin minimal hanya 2 bulan. 
Soal peringkat TIMES? Jadikan itu sebagai cermin, tepatnya salah satu cermin dari pendidikan di Indonesia, don&#039;t take it for granted. Kalo boleh jujur, yang aku lirik malah ranking universitas2 di Malaysia/Thailand. Tahun 1970an mereka masih kuliah di NKRI lho?!!! Mau ITB kek, UI kek, Uncen kek, ga peduli, yang penting kita harus konsisten sebagai mahasiswa. Mahasiswa kok senenge do padu, sinau sing bener, dadi wong sugih jujur lan amanah, wong mlarate dho direwangi, dididik, diajarai piye carane bisa urip kang mulya dunia akhirat + nasionalisme yang tinggi. Eh, aku baru aja kuliah Perekonomian Indonesia dengan Bu Endang Sih Prapti, dia cerita bahwa Bill Clinton menyebut dirinya sebagai chauvinist nationalist. Bentar lagi 17 Agustusan men, walu udah jarang upacara tolong kalian nyanyikan atau paling nggak muter lagu Indonesia Raya di kamar kos. Salam persahabatan untuk seluruh mahasiswa Indonesia, dan akhir kata hidup mahasiswa, hidup Indonesia !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perkenalkan, saya Putut dari FE UGM. Kadang bangga juga jadi anak UGM, atau melihat kawan-kawan sedaerah di kuliah di UI, atau ITB. Yang nggak bikin bangga kenapa ya mahasiswa sekarang rasa cinta kepada negerinya kurang? pengabdian sosialnya rendah. Pengennya ke Jakarta teruss habis lulus kalo nggak ke luar negeri. Jarang ada yang bilang, &#8220;Setelah lulus aku pengen kembali ke daerah, membangun daerahku, yang masih jadi bagian NKRI&#8221;. Aku bersyukur di UGM masih ada KKN, sebuah wahana untuk dapat mendekatkan diri dengan masyarakat, ke desa-desa, melihat realita rakyat kecil dan (semoga) tergugah untuk membantu atau paling tidak peduli dengan mereka. Terima kasihku untuk almarhum Prof. Koesnadi Hardjasoemantri (mantan rektor UGM) atas ide KKN-nya. Paling nggak dari kegiatan2  (pengabdian kepada masyarakat) kaya gitu kita bisa mengukur seberapa bergunanya kita untuk orang lain, yaaah walaupun mungkin minimal hanya 2 bulan.<br />
Soal peringkat TIMES? Jadikan itu sebagai cermin, tepatnya salah satu cermin dari pendidikan di Indonesia, don&#8217;t take it for granted. Kalo boleh jujur, yang aku lirik malah ranking universitas2 di Malaysia/Thailand. Tahun 1970an mereka masih kuliah di NKRI lho?!!! Mau ITB kek, UI kek, Uncen kek, ga peduli, yang penting kita harus konsisten sebagai mahasiswa. Mahasiswa kok senenge do padu, sinau sing bener, dadi wong sugih jujur lan amanah, wong mlarate dho direwangi, dididik, diajarai piye carane bisa urip kang mulya dunia akhirat + nasionalisme yang tinggi. Eh, aku baru aja kuliah Perekonomian Indonesia dengan Bu Endang Sih Prapti, dia cerita bahwa Bill Clinton menyebut dirinya sebagai chauvinist nationalist. Bentar lagi 17 Agustusan men, walu udah jarang upacara tolong kalian nyanyikan atau paling nggak muter lagu Indonesia Raya di kamar kos. Salam persahabatan untuk seluruh mahasiswa Indonesia, dan akhir kata hidup mahasiswa, hidup Indonesia !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: razi</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1866</link>
		<dc:creator>razi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jun 2007 11:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1866</guid>
		<description>aq salah satu mahasisawa Teknik Sipil UNDIP, aq setuju ama apa yang dimaksud oleh tegar. sedikit klarifikai, memang minat peserta SMPB terhadap UNDIP minim dibandingkan UI, ITB, UGM, ITS, UNAIR dan UNPAD. Tapi untuk urusan reputasi didunia &quot;mengutip survey Times Higher Education&quot; UNDIP berada di atas ITS, UNAIR, UNPAD dan PTN lain di Indonesia.. lo mengapa??? koq UNDIP bisa kayak gitu??? bukankah yang banyak diminati itu yang akan selalu menjadi yang terbaik!! ini yang patut diperbincangkan, sedikit gambaran ttg UNDIP :
biaya kul di UNDIP dibandingkan dengan PTN terkemuka lainnya di Indonesia termasuk yg plng murah, dan kebanyakan yang kul di UNDIP adalah mereka yang berekonomi dibawah rata-rata. mw ga mau mahasiswa UNDIP tentunya harus belajar dengan sungguh2 ( seperti UGM era 70-80an ).. kita bisa membedakan sendiri antara si anak orang kaya dgn si anak orang miskin berkuliah !! khusus bagi jurusan q T.Sipil, kami di sini ditempa habis-habisan. jadwal assistensi tak kenal siang malam. Dan apabila tugas yang dibebankan tidak sesuai dengan kehendak dosen maka ujung2nya dia tidak diperbolehkan ikut ujian dan pemandangan itu bukan hal yang luar biasa, walhasil banyak mahasiswa mendapatkan IP rendah ( yang penting pure ). Mungkin itu yang membuat UNDIP pantas berada pada posisi 495 dunia ( diatas UNAIR, ITS, ITB, dan UNPAD ).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aq salah satu mahasisawa Teknik Sipil UNDIP, aq setuju ama apa yang dimaksud oleh tegar. sedikit klarifikai, memang minat peserta SMPB terhadap UNDIP minim dibandingkan UI, ITB, UGM, ITS, UNAIR dan UNPAD. Tapi untuk urusan reputasi didunia &#8220;mengutip survey Times Higher Education&#8221; UNDIP berada di atas ITS, UNAIR, UNPAD dan PTN lain di Indonesia.. lo mengapa??? koq UNDIP bisa kayak gitu??? bukankah yang banyak diminati itu yang akan selalu menjadi yang terbaik!! ini yang patut diperbincangkan, sedikit gambaran ttg UNDIP :<br />
biaya kul di UNDIP dibandingkan dengan PTN terkemuka lainnya di Indonesia termasuk yg plng murah, dan kebanyakan yang kul di UNDIP adalah mereka yang berekonomi dibawah rata-rata. mw ga mau mahasiswa UNDIP tentunya harus belajar dengan sungguh2 ( seperti UGM era 70-80an ).. kita bisa membedakan sendiri antara si anak orang kaya dgn si anak orang miskin berkuliah !! khusus bagi jurusan q T.Sipil, kami di sini ditempa habis-habisan. jadwal assistensi tak kenal siang malam. Dan apabila tugas yang dibebankan tidak sesuai dengan kehendak dosen maka ujung2nya dia tidak diperbolehkan ikut ujian dan pemandangan itu bukan hal yang luar biasa, walhasil banyak mahasiswa mendapatkan IP rendah ( yang penting pure ). Mungkin itu yang membuat UNDIP pantas berada pada posisi 495 dunia ( diatas UNAIR, ITS, ITB, dan UNPAD ).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wekkk</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1603</link>
		<dc:creator>wekkk</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jun 2007 05:51:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1603</guid>
		<description>i love this words.....
please remind this..specially untuk mas yang selalu ada diatas itu &quot;lho&quot;
“No hard feeling, hope I don’t sound too childish, emotionally unstable, and practically ridiculous. It’s not because I don’t mean it, but it’s because either I’m on my medication or it’s just my nature to talk rubbish without giving any actual logical scientific proofs and references, like exactly what I just did“</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>i love this words&#8230;..<br />
please remind this..specially untuk mas yang selalu ada diatas itu &#8220;lho&#8221;<br />
“No hard feeling, hope I don’t sound too childish, emotionally unstable, and practically ridiculous. It’s not because I don’t mean it, but it’s because either I’m on my medication or it’s just my nature to talk rubbish without giving any actual logical scientific proofs and references, like exactly what I just did“</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wekkk</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1602</link>
		<dc:creator>wekkk</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jun 2007 05:48:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1602</guid>
		<description>Tolong di baca kategorisasinya wahai orang2 yang merasa di urutan 1 dan 2 dan cobalah untuk legowo dan mengoreksi diri sendiri...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tolong di baca kategorisasinya wahai orang2 yang merasa di urutan 1 dan 2 dan cobalah untuk legowo dan mengoreksi diri sendiri&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wekkk</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1601</link>
		<dc:creator>wekkk</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jun 2007 05:46:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-1601</guid>
		<description>terlalu sering di peringkat 1 and 2 delalah turun jadi kebakaran jenggot...and bingung delalah yang disalahin sesuatu yang berhasil berprestasi di atas dia... apa itu yang dibilang terbaik??????
seharusnya sich mulai berkaca diri mungkin diri kamu2 itu terlalu angkuh untuk menghargai prestasi orang lain.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terlalu sering di peringkat 1 and 2 delalah turun jadi kebakaran jenggot&#8230;and bingung delalah yang disalahin sesuatu yang berhasil berprestasi di atas dia&#8230; apa itu yang dibilang terbaik??????<br />
seharusnya sich mulai berkaca diri mungkin diri kamu2 itu terlalu angkuh untuk menghargai prestasi orang lain&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ai</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-994</link>
		<dc:creator>Ai</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Mar 2007 16:34:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-994</guid>
		<description>Mas Andy,Hendra, Arnold, sampeyan leres mas (anda benar ). Siapapun kita dan dimanapun kita kuliah relatif sama saja. Kita boleh bangga kalau kita bener-bener udah berkontribusi langsung pada kemajuan universitas kita. Mungkin mas wahyu bisa nulis seperti itu karena mas wahyu nilai spmbnya dulu tertinggi se Indonesia dan masuk ITB ( barangkali ?). Saya salut sama anak PENS(Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)-bukan ITS ya mas- yang mampu berprestasi namun tidak besar omongan (ini gw juga bukan anak PENS lho-Gw anx FTUI).O Ya, buat mas-mas yang agak suka bangga-banggain prestasi temen sekampusnya(numpang nama doang), mulai sekarang cobalah ukir sendiri prestasi yang meskipun kecil pasti akan berarti(termasuk catatan buat saya). Anda jangan cuma numpang nama besar institusi tapi anda sendiri nihil. Semoga///</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Andy,Hendra, Arnold, sampeyan leres mas (anda benar ). Siapapun kita dan dimanapun kita kuliah relatif sama saja. Kita boleh bangga kalau kita bener-bener udah berkontribusi langsung pada kemajuan universitas kita. Mungkin mas wahyu bisa nulis seperti itu karena mas wahyu nilai spmbnya dulu tertinggi se Indonesia dan masuk ITB ( barangkali ?). Saya salut sama anak PENS(Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)-bukan ITS ya mas- yang mampu berprestasi namun tidak besar omongan (ini gw juga bukan anak PENS lho-Gw anx FTUI).O Ya, buat mas-mas yang agak suka bangga-banggain prestasi temen sekampusnya(numpang nama doang), mulai sekarang cobalah ukir sendiri prestasi yang meskipun kecil pasti akan berarti(termasuk catatan buat saya). Anda jangan cuma numpang nama besar institusi tapi anda sendiri nihil. Semoga///</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ANDI_TEKNIK MESIN UGM_YANG BIASA2 AJA</title>
		<link>http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-957</link>
		<dc:creator>ANDI_TEKNIK MESIN UGM_YANG BIASA2 AJA</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2007 03:32:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tegar.wordpress.com/2006/11/05/membongkar-departemen-katanya/#comment-957</guid>
		<description>waduh...klo presidennya ITB,WAPRES UI,KETUA MPR UGM(diurut berdasarkan peringkatisme mas wahyu) negaranya bisa bubar!!!!kalo masing2 mengklaim sebagai yang terbaik. klo ngebahas siapa terbaik gak akan ada habisnya. slalu aja ada argumen subjektif yang pastinya ngedukung univ nya.
buat mas wahyu, sak indonesia raya gak ada yang tau pasti &quot;pengurutan&quot; peringkat SPMB berdasarkan apa.jadi rasanya lucu kalo itu yang dijadiin acuan. dan ada benernya juga mas rizki bahwa gak adil kalo ngebandingin institut ama universitas. oiya, kalian ud tau belom kalo ITS itu juara KRI (kontes robot indonesia) lebih dari sepuluh kali BERTURUT-TURUT.artinya, dari awal penyelenggaraan sampai sekarang yang namanya ITB,UI,UGM,UNDIP,UNAIR,dst(diurut berdasarkan peringkatisme mas wahyu) masih kalah bersaing.dan juga ada yang tau juara PIMNAS 2005?IPB.jadi,ada dua kesimpulan:
1. UGM masuk 100 besar dunia dan seharusnya KITA SEMUA ikut bangga
2. jangan besar kepala klo udah &#039;berhasil&quot; masuk ITB,UI,UGM(diurut berdasarkan peringkatisme mas wahyu) karena univ lain juga berkembang
TQ B4 ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduh&#8230;klo presidennya ITB,WAPRES UI,KETUA MPR UGM(diurut berdasarkan peringkatisme mas wahyu) negaranya bisa bubar!!!!kalo masing2 mengklaim sebagai yang terbaik. klo ngebahas siapa terbaik gak akan ada habisnya. slalu aja ada argumen subjektif yang pastinya ngedukung univ nya.<br />
buat mas wahyu, sak indonesia raya gak ada yang tau pasti &#8220;pengurutan&#8221; peringkat SPMB berdasarkan apa.jadi rasanya lucu kalo itu yang dijadiin acuan. dan ada benernya juga mas rizki bahwa gak adil kalo ngebandingin institut ama universitas. oiya, kalian ud tau belom kalo ITS itu juara KRI (kontes robot indonesia) lebih dari sepuluh kali BERTURUT-TURUT.artinya, dari awal penyelenggaraan sampai sekarang yang namanya ITB,UI,UGM,UNDIP,UNAIR,dst(diurut berdasarkan peringkatisme mas wahyu) masih kalah bersaing.dan juga ada yang tau juara PIMNAS 2005?IPB.jadi,ada dua kesimpulan:<br />
1. UGM masuk 100 besar dunia dan seharusnya KITA SEMUA ikut bangga<br />
2. jangan besar kepala klo udah &#8216;berhasil&#8221; masuk ITB,UI,UGM(diurut berdasarkan peringkatisme mas wahyu) karena univ lain juga berkembang<br />
TQ B4 ^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
